Saturday, November 15, 2008


SYARAT PERTUMBUHAN
Tanaman bisa tumbuh pada dataran rendah & tinggi 700 - 1000 mdpl, curah hujan 1000 - 2000 mm/tahun, suhu udara optimum 22 - 26 derajat C & kelembaban udara sekitar 40% & angin tak terlalu kencang sangat baik untuk penyerbukan. Tanah subur, gembur, mengandung humus & harus banyak menahan air, pH tanah ideal ; netral dgnpH 6 -7.

PEMBIBITAN
1. Persyaratan Bibit/Benih
- Biji-biji digunakan sebagai bibit diambil dr buah-buah telah masak benar & berasal dr pohon pilihan. Buah pilihan tersebut di belah dua untuk diambil biji-bijinya. Biji dikeluarkan kemudian dicuci bersih hingga kulit menyelubungi biji terbuang lalu dikeringkan ditempat teduh.
- Biji segar digunakan sebagai bibit. Bibit jangan diambil dr buah sudah terlalu masak/tua & jangan dr pohon sudah tua.

2. Penyiapan Benih
Kebutuhan benih perhektar 60 gram (± 2000 tanaman). Benih direndam dalam larutan POC NASA 2 cc/liter selama 1-2 jam, ditiriskan & ditebari Natural GLIO kemudian disemai dalam polybag ukuran 20 x 15 cm. Media digunakan adalah campuran 2 ember tanah di ayak ditambah 1 ember pupuk kandang sudah matang & diayak ditambah 50 gram TSP dihaluskan ditambah 30 gram Natural GLIO.

3. Teknik Penyemaian Benih
- Benih dimasukan pada kedalaman 1 cm kemudian tutup dgntanah. Disiram setiap hari. Benih berkecambah muncul setelah 12-15 hari. Pada saat ketinggiannya 15-20 cm atau 45-60 hari bibit siap ditanam.
- Biji-biji tersebut bolh langsung ditanam/disemai lebih dahulu. Penyemaian dilakukan 2 atau 3 bulan sebelum bibit persemaian seperti itudipindahkan ke kebun.

4. Pemeliharaan Pembibitan/Penyemaian
Pada persemaian biji-biji ditaburkan dalam larikan (barisan ) dgnjarak 5 - 10 cm. Biji tak bolh dibenam dalam-dalam, cukup sedalam biji, yakni 1 cm. Dgnpemeliharaan baik, biji-biji akan tumbuh sesudah 3 minggu ditanam. Semprotkan POC NASA seminggu sekali dosis 2 tutup/tangki

5. Pemindahan Bibit
Bibit-bibit sudah dewasa, sekitar umur 2 - 3 bulan bisa dipindahkan pada permulaan musim hujan.

PENGOLAHAN MEDIA TANAM
1. Persiapan
Lahan dibersihkan dr rumput, semak & kotoran lain, kemudian dicangkul/dibajak & digemburkan.

2. Pembentukan Bedengan
- Bentuk bedgnberukuran lebar 200 - 250 cm, tinggi 20 - 30 cm, panjang secukupnya, jarak antar bedgn60 cm.
- Buat lubang ukuran 50 x 50 x 40 cm di atas bedengan, dgnjarak tanam 2 x 2,5 m.

3. Pengapuran
Apabila tanah akan ditanami pepaya bersifat asam (pH kurang dr 5), setelah diberi pupuk matang, perlu ditambah ± 1 kg Dolomit & biarkan 1-2 minggu.

4. Pemupukan
Sebelum diberi pupuk, tanah akan ditanami pepaya harus dikeringkan satu minggu, setelah seperti itututup dgntanah campuran 3 blek pupuk kandang telah matang atau dgnSUPERNASA.

TEKNIK PENANAMAN
1. Pembuatan Lubang Tanam
- Lubang tanam berukuran 60 x 60 x 40 cm, digali secara berbaris. Biarkan lubang-lubang kosong agar memperolh cukup sinar matahari. - - Setelah seperti itulubang-lubang diisi dgntanah telah dicampuri dgnpupuk kandang 2 - 3 blek. Jika pupuk kandang tak tersedia bisa dipakai SUPERNASA dgncara disiramkan kelubang tanam dosis 1 sendok makan/10 lt air sebelum tanam. Lubang - lubang ditutupi gundukan tanah cembung dibiarkan 2-3 hari hingga tanah mengendap. Setelah seperti itubaru lubang-lubang siap ditanami. Lubang-lubang tersebut diatas dibuat 1-2 bulan penanaman.
- Apabila biji ditanam langsung ke kebun, maka lubang - lubang pertanaman harus digali terlebih dahulu. Lubang-lubang pertanaman untuk biji-biji harus selesai ± 5 bulan sebelum musim hujan.

2. Cara Penanaman
Tiap-tiap lubang diisi dgn3-4 buah biji. Beberapa bulan kemudian akan bisa dilihat tanaman jantan & betina atau berkelamin dua.

PEMELIHARAAN TANAMAN
1. Penjarangan & Penyulaman
Penjarangan tanaman dilakukan untuk memperolh tanaman betina disamping beberapa batang pohon jantan. Hal ni dilakukan pada waktu tanaman mulai berbunga.

2. Penyiangan
Kebun pepaya sama halnya dgnkebun buah-buahan lainnya, memerlukan penyiangan (pembuangan rumput). Kapan & berapa kali kebun tersebut harus disiangi tak bisa dipastikan dgntegas, tergantung dr keadaan.

3. Pembubunan
Kebun pepaya sama halnya dgnkebun buah-buahan lainnya, memerlukan pendangiran tanah. Kapan & berapa kali kebun tersebut harus didangiri tak bisa dipastikan dgntegas, tergantung dr keadaan.

4. Pemupukan
Pohon pepaya memerlukan pupuk banyak, khususnya pupuk organik, memberikan zat-zat makanan diperlukan & bisa menjaga kelembaban tanah.
Cara pemberian pupuk:
- Tiap minggu setelah tanam beri pupuk kimia, 50 gram ZA, 25 gram Urea, 50 gram TSP & 25 gram KCl, dicampur & ditanam melingkar.
- Satu bulan kemudian lakukan pemupukan kedua dgnkomposisi 75 gram ZA, 35 gram Urea, 75 gram TSP, & 40 gram KCl
- Saat umur 3-5 bulan lakukan pemupukan ketiga dgnkomposisi 75 gram ZA, 50 gram Urea, 75 gramTSP, 50 gram KCl
- Umur 6 bulan & seterusnya 1 bulan sekali diberi pupuk dgn100 gram ZA, 60 gram Urea, 75 gramTSP, & 75 gram KCl
- Siramkan SUPERNASA ke lubang tanam dgndosis 1 sendok makan/10 liter air setiap 1-2 bulan sekali
- Lakukan penyemprotan POC NASA dosis 3 tutup / tangki setiap 1-2 minggu sekali setelah tanam sampai umur 2-3 bulan
- Setelah umur 3 bulan semprot dgnPOC NASA 3 - 4 tutup ditambah HORMONIK dosis 1 - 2 tutup / tangki.
- Penyemprotan hati - hati pada saat berbunga agar tak kena bunga mekar atau lebih aman bolh disiramkan.

5. Pengairan & Penyiraman
Tanaman pepaya memerlukan cukup air tetapi tak tahan air tergenang. Maka pengairan & pembuangan air harus diatur dgnseksama. Apalagi di daerah banyak turun hujan & bertanah liat, maka harus dibuatkan parit-parit. Pada musim kemarau, tanaman pepaya harus sering disirami.

HAMA & PENYAKIT
Kutu tanaman (Aphid sp., Tungau). Ba& halus panjang 2 - 3 mm berwarna hijau, kuning atau hitam. Memiliki sepasang tonjolan tabung pada bagian belakang perut, bersungut & kaki panjang. Kutu dewasa, ada bersayap & tidak. Merusak tanaman dgncara menghisap cairan dgnpencucuk penghisap panjang di bagian mulut.
Pengendalian : semprot dgnNatural BVR atau PESTONA secara bergantian
Penyakit sering merugikan tanaman pepaya ; penyakit disebabkan olh jamur, virus mosaik, rebah semai, busuk buah, leher akar, pangkal batang & nematoda.
Penyakit mati bujang diisebabkan olh jamur Phytophthora parasitica, P. palmivora & Pythium aphanidermatum. Menyerang buah & batang pepaya. Cara pencegahan: perawatan kebun baik, menjaga kebersihan, & drainase serta sebarkan Natural GLIO ke lubang tanam, sedangkan penyakit busuk akar disebabkan olh jamur Meloidogyne incognita.
Nematoda. Apabila lahan telah ditanami pepaya, disarankan agar tak menanam pepaya kembali, untuk mencegah timbulnya serangan nematoda. Tanaman terinfeksi olh nematoda menyebabkan daun menguning, layu & mati. Pengendalian : Siramkan PESTONA ke lubang tanam

PANEN & PASCA PANEN
1. Ciri & Umur Panen
Tanaman pepaya bisa dipanen setelah berumur 9-12 bulan. Buah pepaya dipetik harus pada waktu buah seperti itumemberikan tanda-tanda kematangan: warna kulit buah mulai menguning. Tetapi masih banyak petani memetiknya pada waktu buah belum terlalu matang.

2. Cara Panen
Panen dilakukan dgnberbagai macam cara, pada umumnya panen/pemetikan dilakukan dgnmenggunakan "songgo" (berupa bambu pada ujungnya berbentuk setengah kerucut berguna untuk menjaga agar buah tersebut tak jatuh pada saat dipetik).

0 comments: