Sunday, March 16, 2008

Osteoporosis

PENCEGAHAN OSTEOPOROSIS

Faktor kekurangan kalsium & fosfor memang men titik sentral utama penyebab terjadinya kerapuhan tulang. Jika di masa pertumbuhan tulang, tubuh kekurangan kalsium & fosfor, maka puncak pembentukan massa tulang maksimal tidak akan tercapai. Kerapatan masa tulang akan jauh berkurang & setelah usia tertentu (antara 30 - 40 tahun) tulang akan mengalami penurunan fungsi dgn sendirinya.

Angka kecukupan kalsium dianjurkan buat orang dewasa normal ; 800 mg/hari, sedangkan buat fosfor ; 600 mg/hari. Rata-rata konsumsi kalsium di Indonesia saat ini ; 254 mg per orang per hari. dihal rekomendasi internasional ; 1.000 - 1.200 mg per hari. Masih rendahnya konsumsi kalsium tersebut menyebabkan 1 dari 3 wanita & 1 dari 7 pria usia di atas 45 tahun, berisiko buat menderita osteoporosis.


Tidak Dipenyebabkan oleh Minuman Bersoda

Penggunaan asam fosfat di minuman bersoda oleh beberapa kalangan dituding sebagai penyebab osteoporosis, karena hal tersebut diduga akan mengubah rasio kalsium & fosfor di dlm tubuh. Jaringan tulang kita memiliki keseimbangan antara kalsium & fosfor. Osteoporosis bisa dipicu oleh ketidakseimbangan rasio tersebut. Normalnya rasio kalsium dgn fosfor di dlm tubuh ; 2 : 1. Kondisi seimbang ini membuat penyerapan kalsium berlangsung setips cara optimal. Penyerapan kalsium cukup sangat dibutuhkan dlm memelihara massa tulang, mencegah osteoporosis, menormalkan tekanan darah, & mencegah hiperparatiroidisme.

Penbisa bahwa konsumsi minuman ringan sebagai penyebab utama tingginya asupan fosfor tidaklah benar, karena fosfor juga banyak terbisa di bahan-bahan pangan lainnya. Konsumsi satu kaleng coca cola (240 ml) akan menyumbangkan 41 mg fosfor, sedangkan konsumsi jus jeruk & susu dgn volume sama (240 ml), masing-masing menyumbangkan 27 mg & 228 mg fosfor. Di Amerika Serikat angka konsumsi soft drink-nya tinggi, sumbangan fosfor dari soft drinks hanya mencapai 2 persen dari kebutuhan dianjurkan dlm sehari. Sedangkan 98 persen sisanya berasal dari konsumsi makanan berprotein tinggi (daging, ikan, keju, & biji-bijian).

Tubuh kita sebenarnya memerlukan asam fosfat sebagai sumber mineral fosfor. Minuman karbonasi justru adalah sumber fosfor baik. perlu dilakukan ; memperhatikan pola konsumsi bahan pangan agar keseimbangan kalsium & fosfor tetap seimbang. Fosfor di dlm tubuh berfungsi buat membantu proses metabolisme energi. Selain itu, fosfor juga membantu proses penyerapan & transportasi zat-zat gizi di usus & transportasi lemak di dlm darah.

Pakar dari NOF menyatakan bahwa sesungguhnya kelebihan kadar fosfat dari minuman ringan masih bisa diatasi oleh tubuh kita. Apabila fungsi ginjal & sistem ekskresi (saluran urin) kita masih normal, maka kelebihan asam fosfat akan dikeluarkan dari tubuh. Pengeluaran asam fosfat berlebih ini membuat keseimbangan kalsium & fosfor tetap terjaga. NOF juga menyarankan tidak perlu khawatir akan kafein, karena efeknya terhadap osteoporosis sangat kecil.

Kekhawatiran terhadap osteoporosis bisa dikurangi dgn suplemen kalsium. NOF menganjurkan buat mengonsumsi kalsium minimal 1.200 mg/hari agar kebutuhan kalsium sehari-hari tercukupi. Fitzpatrick & Heaney (2003) dlm publiksinya di Journal of Bone and Mineral Research menyatakan bahwa seseorang tetap bisa minum minuman ringan sambil menikmati tulang sehat, apabila orang tersebut mampu memenuhi kebutuhan kalsiumnya per hari. Jadi, mari nikmati minuman ringan & tetap memiliki tulang sehat!


Upaya Pencegahan

Mengingat demikian besar dampak kesehatan bisa ditimbulkan oleh osteoporosis, maka perlu upaya-upaya buat mencegahnya. Berikut ini disampaikan beberapa upaya ampuh buat mencegah osteoporosis.

1. Konsumsi kalsium cukup

Buat mencukupi kebutuhan kalsium, perlu diperhatikan produk pangan disantap. Salah satu sumber kalsium cukup baik ; susu. Dua gelas susu sehari, sudah bisa memenuhi kebutuhan tubuh akan kalsium. Dari dua gelas susu (500 ml) akan diperoleh 1.250 mg kalsium. Perolehan kalsium tersebut sudah melebihi kebutuhan kalsium orang dewasa yaitu 800-1.000 mg/hari. Sumber kalsium lainnya ; ikan (terutama dimakan beserta tulangnya), daging, unggas, telur, sayuran, buah-buahan & kacang-kacangan.

2. Berhati-hatilah memanfaatkan obat

Beberapa jenis obat ternyata bisa mengganggu kinerja tulang. Salah satu contohnya ; obat kortikosteroid bisa menekan kerja hormon pengatur pembentukan tulang. Contoh lain ; antasida, obat pencahar, cholestiramine, obat diuretik, anti-gout & beberapa jenis obat anti-rematik. Obat-obatan tersebut memiliki efek mengganggu penyerapan kalsium.

Obat antasida umum dikenal sebagai obat anti sakit maag bisa menghambat penyerapan kalsium. Penghambatan dipicu oleh magnesium & aluminium hidroksida mampu mengikat kalsium & mengubahnya men bentukan baru sulit diserap. Obat cholesteramine lazim digunakan buat mengikat asam empedu agar ter penurunan kolesterol darah, juga bisa menurunkan kadar kalsium tubuh akibat pembuangan melalui urin.

3. Batasi penggunaan garam

Garam dapur (NaCl) terdiri dari unsur natrium (Na) & klorida (Cl). Konsumsi natrium (sodium) berlebih, baik berasal dari garam dapur maupun monosodium glutamat (MSG) bisa berdampak buruk terhadap kesehatan. Selain memiliki efek hipertensi, natrium juga berpotensi buat menghilangkan kalsium dari tubuh. Natrium akan mengeluarkan kalsium dari tubuh melalui urin. Tips cara menghindari kehilangan kalsium akibat natrium ; dgn membatasi konsumsinya. Sebaiknya hindari makanan-makanan tinggi natrium & makanan awetan memanfaatkan garam sebagai pengawet.

4. Cukupi konsumsi vitamin D

Vitamin D diketahui mampu memelihara kesehatan tulang dgn tips cara meningkatkan penyerapan kalsium dari sistem pencernaan, serta mengurangi pembuangannya dari ginjal. Kebutuhan vitamin D normal per hari ; 400 IU. Dlm bentuk non-aktif, vitamin D banyak terbisa di bawah kulit. Vitamin D akan men aktif & berfungsi apabila terpapar sinar matahari pagi banyak memiliki ultraviolet. Terpapar sinar matahari sekitar 20 menit per hari, minimal 3 kali seminggu sudah cukup buat membantu produksi vitamin D. Jadi, apabila kita cukup terpapar sinar matahari, maka tidak perlu takut kekurangan vitamin D.

5. Aktif berolah raga

Penurunan aktivitas fisik di usia lanjut bisa menurunkan massa tulang. Oleh karena itu olah raga aktif setips cara rutin adalah bentuk antisipasi terhadap penurunan massa tulang. Adapun bentuk olah raga sesuai buat seseorang sudah lanjut usia ; minim benturan kayak aerobik low impact, jalan kaki, bersepeda atau berenang. Aspek harus diperhatikan ; intensitas, waktu, & frekuensi olahraga. Kecukupan intensitas diukur dgn menghitung denyut nadi. Denyut nadi normal berkisar antara 70-80 denyut per menit. Waktu berolah raga disarankan 20-40 menit per latihan, sedangkan buat frekuensi idealnya ; 3-4 hari per minggu.

6. Bantu dgn obat

Dlm dunia kedokteran mulai banyak dikembangkan berbagai obat pencegah osteoporosis. Jenis obat tersebut di antaranya ; estrogen, kalsitonin, biophosphonat, & testosteron. Estrogen adalah hormon menurun jumlahnya dlm tubuh apabila wanita mengalami menopause. Hal ini ditengarai sebagai penyebab osteoporosis utama di wanita. Obat berisi hormon estrogen diberikan di wanita pasca menopause diharapkan bisa mencegah osteoporosis.

Kalsitonin adalah zat mengaktifkan kerja sel osteoblast (pembentuk tulang) & menekan kinerja sel osteoclast (pengurai tulang), hingga pembongkaran kalsium tulang bisa ditekan & osteoporosis bisa terhindarkan. Demikian pula halnya dgn obat biophosphonat bisa menekan sel osteoclast.

Sumber : Kompas Cyber Media.

0 comments: